Pada era 1978-80 atau pada era Presiden
Fraizzoli, logo dengan gambar ular diperkenalkan kembali.Tempatnya di
tengah logo yang berbentuk perisai. Hanya saja, kali ini tifografi IMFC
dihilangkan. Warna yang dominan adalah hitam biru. Sementara itu, tanda
bintang ditempatkan ditengah perisai. Persis di depan kepala ular. Saat
Inter merebut Scudetto di tahun 1988-89, logo ini masih dipakai. Baru di
ganti memasukki musim 1991-92.
Logo ini dipakai inter saat tahun
2000-an. Logo Inter terdahulu, lingkaran berwarna dasar emas, digunakan
sampai musim 1998-99.Setelah itu tak dipakai lagi, sebagai gantinya logo
generasi pertama tersebut direnovasi oleh disainer bernama Nico
Collona. Bentuk tak berubah, tetap lingkaran.Tifografi IMFC pun tetap
ada. Perubahan yang paling drastis adalah soal warna.Logo yang semula
berwarna emas diganti dengan warna dominan hitam biru. Selain itu, tanda
bintang yang semula diluar lingkaran, ditempatkan di dalam lingkaran
tepat di depan tifografi.Tambahan lain,tulisan inter ditempatkan di
bagian atas. Sementara, tahun berdirinya 1908, diletakkan di bawah.
Tahun 1960-an, atas usulan Presiden Angelo Moratti, tanda bintang dengan
warna dasar emas diletakkan diatas logo Inter generasi pertama.Sang
presiden ingin mengenang sekaligus menunjukkan bahwa Inter mampu meraih
scudetto.Maklum, dalam khasanah sepak bola italia, lambang bintang
identik dengan 10 scudetto.Perstasi besar sebuah klub yang harus
ditonjolkan kepada publik, dan di pakai juga hingga sekarang.Bentuk logo
utama sama sekali tidak mengalami perubahan.Tifografi IMFC tetap
mendapat tempat
Stadion milik Inter Milan saat ini
adalah Stadion Giuseppe Meazza yang terletak di distrik San Siro di kota
Milan, berkapasitas 85.000 orang. Uniknya Stadion ini juga dikenal
dengan nama San Siro ini memiliki nama asli Nuovo stadio Calcistico San
Siro yang dibangun mulai tanggal 1 Agustus 1925 hingga 15 September 1926
oleh Piero Pirelli yang saat itu menjabat sebagai Presiden AC Milan
dengan dana sekitar 5 juta lira. Stadion ini dibuka secara resmi pada
tanggal 19 september 1926 dengan Pertandingan Derby antara AC.Milan
melawan Inter Milan, yang dimana laga itu dimenangkan oleh Inter Milan
dengan skor 6 – 3
Stadion ini digunakan bersama dengan AC
Milan, klub besar lain di Milan. Suporter AC Milan menggunakan nama “San
Siro” untuk menyebut stadion itu, pada awalnya Stadion ini adalah
Stadion kandang bagi AC Milan, hingga pada tahun 1935 AC Milan mengalami
kebangkrutan dan harus menjual stadion tersebut pada Pemerintah kota
Milan. Inter Milan kemudian menyewa Stadion ini dari Pemerintah kota
Milan pada tahun 1947, sejak saat itu stadion ini digunakan sebagai
kandang bagi Inter Milan dan AC Milan. Nama Giuseppe Meazza dipilih
sebagai nama Stadion pada tahun 1980 untuk menghormati pemain sepak bola
legendaris yang membawa Italia menjuarai Piala Dunia 1934 dan 1938,
sekaligus mantan pemain Inter dan AC Milan.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar